3 tipe murid kursus bahasa inggris (part 2)


sebelumnya : part 1 

yang kedua adalah

            Berbakti dan Ingin membahagiakan orang tua

tipe yang kedua ini adalah tipe yang paling umum. Anggotanya biasanya adalah murid SD hingga SMP. Mereka mengambil kursus bahasa inggris, karena orang tua mereka menginginkannya. Ada yang karena ingin nilai pelajaran bahasa inggris anaknya lebih baik. Atau karena memang ingin anaknya bisa berbahasa inggris.

Dan karena kita pada umumnya dari kecil sudah dididik untuk berbakti pada orang tua, maka anak-anak tersebut berusaha keras untuk membahagiakan orang tuanya masing-masing. Walaupun kadang mereka tidak suka bahasa inggris dan tidak tau kenapa harus belajar bahasa inggris, mereka tetap mengikuti pelajaran dengan baik. jadi kelas cukup kondusif. 

saya kadang memberikan reward kepada mereka, karena mereka telah berusaha dengan baik, seperti dengan mengadakan game, memberikan snack, atau sedikit break time.

yang ketiga adalah

            Asal ikut kata orang tua (yang penting kelihatan berangkat)

tipe ini tentu saja tipe yang menantang. mereka sangat tidak suka bahasa inggris. tidak tahu apa pentingnya, dan kenapa waktu bermain mereka harus dihabiskan di kelas kursus. tipe murid seperti ini adalah tipe murid yang asal sudah datang. mereka mengikuti pelajaran dengan sangat tidak antusias dan setiap 5 menit sekali menginginkan break atau bahkan pulang. 

tipe murid ini sungguh menantang tenaga pengajar pada umumnya, karena kita harus benar-benar kreatif meningkatkan antusiasme mereka dan menjaga agar mereka tidak bosan. tetapi juga tidak bisa menyerah dengan mengikuti setiap keinginanan mereka, misalnya untuk terus-menerus mengadakan game dan memberi break. 

yang pertama kali saya lakukan pada tipe murid seperti ini adalah, saya katakan pada mereka bahwa saya tidak akan memaksa mereka menjadi tipikal murid baik (yang mengikuti pelajaran dengan serius dan mendapat nilai tinggi), saya katakan saya menghargai kemauan mereka untuk datang, dan saya berikan pengertian bahwa usaha mereka pasti membuat orang tua mereka bangga. (dengan begitu, setidaknya mereka merasa dihargai karena telah merelakan waktu bermain mereka untuk belajar dan mau datang lagi.)



3 tipe murid kursus bahasa inggris (part 1)


saya suka mengajar bahasa inggris. sejak tahun lalu saya menjadi tutor bahasa inggris, berbasis di Semarang-Indonesia.

jadi, setelah selama ini jadi tutor bahasa inggris. saya menjumpai ada 3 tipe murid dalam kursus bahasa inggris. dan mungkin hal ini sangat perlu diketahui oleh para orang tua, bahwa kadang kemauan/apa yang dipikirkan anak Anda tidak sama dengan kemauan/apa yang dipikirkan oleh Anda.

Yang pertama adalah tipe yang paling saya sukai (jelas) :

            Selalu aktif dalam kelas.
Tipe murid ini adalah tipe yang mengerti apa manfaat bahasa inggris dalam pergaulan. Biasanya, tipe murid ini adalah yang sudah SMA ke atas. Dia tau bahwa kalau nggak bisa bahasa inggris itu nggak keren dan ketinggalan jaman. Jadi, dia sangat antusias dalam pelajaran.
Mengajari anak-anak seperti ini sangatlah menarik. Biasanya saya melakukan banyak latihan bicara dan menggunakan media-media yang menarik, seperti artikel-artikel terkini dan klip-klip video. Mereka akan sangat aktif untuk berlatih menanggapi dengan bahasa inggris, dan saya tinggal membantu jika mereka kebingungan mencari kosa kata yang tepat atau bingung menyusun kalimatnya.

 

selanjutnya : part 2

 




more advice for Telkomsel


I think someone who responsible for the customer desktop application should study more about user experience (UX).

The user for this application is not only the one who’s in charge in the customer service desk, but also the most important asset for the corporation : the customer.

The application should accommodate for those customers, even with the slightest knowledge about IT or gadget. They can do survey and simulation to improve the application, so that they can deliver a better experience for the customer.

Moreover, this is not my capacity, but I want Telkomsel to train more those people in charge in the customer service desk so that they will not only answer by guidelines and not be able to be flexible at all.

A person-in-charge should fully understand a customer wants and not only following guidelines, because sometimes, following only guidelines can give a not-so-logic answer to the customer’s question.



something about Telkomsel customer-service desktop application (part 2)


The last person-in-charge did what he has promised, contacted the central office. Finally, we got a decent answer. It is said that the the additional charge comes from mobile data service of account number 082xxxxx.

I’m kind of speechless and finally kind of understand of what is really going on why my TelkomselFlash service always still active despite we have asked it to be stopped and still get charged upon it. 

The reason of this thing in one sentence is : 

Because we didn’t say the TelkomselFlash service number.

In detail I’ll explain my assumption about how did the customer service work on my case for these time along : 

My mother and I always said to stop the service from my mother’s account, we never said my TelkomselFlash number. Well, I won’t think that we were at fault this and so were Telkomsel.

So, when we said to the person-in-charge “Please stop TelkomselFlash service from my mother’s account”, here are the things that I think has happenned :

  • She entered my mother’s account number onto the customer service desktop application
  • In my mother’s account page, there’s a Telkomsel Flash or Mobie Data Section. In that section, she turned off the service by pushing a button or whatever it is.

Okay, it’s just as simple as that. The problem is : She did those things on my mother’s account page which the number is 081xxxxx. She turned off the service of number 081xxxxx not 082xxxxx.

So, why am I speechless?. It’s because the desktop application doesn’t give any notification or something like notification that CAN TELL there is ANOTHER ACCOUNT that INTEGRATES into my mother’s account. 

Why the application can’t tell that MAYBE the TelkomselFlash service is not coming from one account but another one that integrates into that account?

I think my problem won’t be happen if :

  • the application can tell that there is another account integrates into my mother’s account, and it’s the one using the TelkomselFlash/mobile data service. So, it’s okay if me and my mother said my mother’s account only.

or

  • the person-in-charge should actively ask whether in my mother’s account there is another account that integrate into, so maybe the TelkomselFlash service is coming from there.  

or

  • I should say my own TelkomselFlash account number instead of my mother’s.

Thank you very much.



something about Telkomsel customer-service desktop application (part 1)


Before I start this post I would say that this post is pure based on my assumption. Well, if someone inside Telkomsel Corporation read this post, please correct me if I’m wrong.

So, here is the background of this post. I’m a customer of TelkomselFlash, a product of Telkomsel providing internet connection in form of mobile data. So, there is a SIM card to get inserted into such as a plug-and-play modem. I’ve been using it for few years, then last November I decided to stop. Why? Because I’m actually using two mobile data services (the other one is not a Telkomsel’s product) , so my mother said to stop one of them for efficiency. (I know I have to :D)

For a brief explanation, I’m using KartuHalo-based TelkomselFlash, so mine is post-paid. Then, Telkomsel has this kind of integration where you can put the bills of different account of Telkomsel products into one-joined bill. So, because my mother also a customer of Telkomsel (she’s using KartuHalo for her mobile phone), I integrate my bill onto my mother’s bill.

Here is the illustration (remember that it’s very subjective) :

image

It was the day in November 2012, my mother came to GraPari -a Telkomsel one-stop service. She asked for my TelkomselFlash’s service to be stopped. She told the girl-in-charge, “Please, stop the TelkomselFlash service from my account”.

The girl said okay, then went to operate her customer-service desktop application. After some clicks, my mother got something like a receipt. She went home hoping that there would be no additional charge again for my TelkomselFlash service on her bill. But, December’s bill came and nothing was changed. 

She was so confused, then asking me to go with her to GraPari again. There, we asked why there was still additional charge on my mother’s bill. I don’t mean any bad things by saying this, but actually we got a very ridiculous answer, because it’s just so out of logic. Well, I’m kind of understand why the girl-in-charge answered like that, maybe because she’s just following the guidelines. In the end, we repeated the same thing as my mother asked. 

The girl said okay, once again did some clicks on her customer-service desktop application. We waited for the January’s bill to come. And tada, there was still no change. My TelkomselFlash service was still on and it was charged.

Huff.. My mom decided to go to another GraPari, there she didn’t bother to ask about the reason behind why my TelkomselFlash service was still on. She just said however it is that there will be no additional charge again on her bill for the February’s bill. The customer service, once again said okay, but this time added by saying “we will contact the central office if you still get charged next month.”

February came, and as I was thought, they still charge my TelkomselFlash service.